Menu
Uncategorized

Mengelola Sumber Daya Bisnis

Dukungan sumber daya dalam bisnis sangat menentukan keberhasilan bisnis. Sumber daya yang dimaksud adalah semua potensi yang ada pada materi dalam bisnis, digunakan untuk memberikan dukungan dalam pencapaian tujuan bisnis. Sumber daya yang dikelola dengan baik, tentu berpengaruh terhadap kinerja bisnis. Karena tujuan dari pengelolaan sumber daya bisnis itu sendiri adalah untuk mencapai hasil bisnis dari perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya. Bagaimana dapat mengelola sumber daya tersebut, terlebih dahulu penting untuk melakukan inventarisasi apa saja yang masuk ke dalam sumber daya dalam bisnis.

Kebutuhan sumber daya setiap bisnis sangat berbeda-beda, tergantung dari jenis, skala, kebutuhan dan pengelolaan bisnis. Berikut beberapa sumber daya yang digunakan secara umum dalam bisnis, dan juga contoh pengelolaannya. Dapat dikembangkan atau dimodifikasi sesuai kebutuhan bisnis.

  1. Tenaga Kerja (Manpower)

Sumber daya yang sangat penting dalam menjalankan dan menentukan keberhasilan bisnis. Tenaga kerja diharapkan dapat mendukung pekerjaan bisnis, untuk itu diperlukan sebuah pemetaan dan pengelolaan terhadap jumlah, jabatan atau posisi, deskripsi pekerjaan, waktu atau jam kerja, dan biaya gaji yang dikeluarkan. Hal ini diperlukan dalam rangka menghitung biaya bisnis secara efisien guna menghasilkan keuntungan secara efektif.

Tenaga kerja yang diberdayakan sebaiknya memiliki kompetensi dalam masing-masing posisi, jika tidak dapat berdampak pada inefisiensi. Terjadi pemborosan pada biaya gaji dan menjadi tidak produktif. Untuk itu pengelolaan sangat penting dilakukan, untuk mencapai hasil yang maksimal.

Langkah yang dapat dibuat dalam pengelolaan tenaga kerja adalah sebagai berikut :

  • Membuat Histogram tenaga kerja untuk menunjukkan kebutuhan sumber daya tenaga kerja

Tenaga Kerja (Orang)

Waktu (Bulan)

1

2 3 4

5

           
           

 

  • Membuat tabel yang dapat menunjukkan hubungan posisi pekerjaan, jumlah waktu dan biaya yang harus dikeluarkan sebagai beban produksi bisnis.

Posisi Pekerjaan

Jumlah T. Kerja Waktu Kerja Biaya/Gaji

Output Pekerjaan

Perangkai Bunga        
Packaging        
Delivery /Kurir        
Admin        
Pemasaran        
Keuangan        

 

  1. Bahan Baku (Material)

Pengelolan bahan baku yang tepat sangat mempengaruhi produksi bisnis. Banyak sedikitnya bahan baku perlu dikelola dan tentukan. Hal ini menghindari agar tidak terjadi pemborosan dalam penggunaan akibat pemesanan bahan baku yang berlebih, maupun kekurangan produksi akibat pemesanan yang kurang. Perlu juga dilakukan kontrol agar tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan bahan baku. Produksi dalam jumlah besar memang akan memberikan cost produksi yang jauh lebih kecil, namun apakah perlu melakukan produksi dalam jumlah besar? Inilah yang dibutuhkan dalam pengelolaan sumber daya bahan baku.

  • Membuat tabel kebutuhan bahan baku berdasarkan kebutuhan poject dan produksi rutin
  • Membuat tabel pengawasan terhadap penggunaan bahan baku
  1. Perlengkapan dan Peralatan Kerja (Machine)

Sumber daya perlengkapan dan peralatan kerja mencakup mesin produksi, komputer, smart phone, Alat Tulis Kantor (ATK), kendaraan operasional, peralatan kerja produksi dan sebagainya disesuaikan dengan jenis bisnis. Sama dengan sumber daya lain perlu dilakukan pengelolaan untuk menghindari inefisiensi dan memperoleh ketepatan dalam kerja sehingga mempercepat mencapai tujuan bisnis.

Pemeliharaan terhadap perlengkapan diperlukan mengingat perlengkapan sebagai asset bisnis yang sifatnya tidak sekali pakai seperti peralatan. Aset bisnis perlu menjadi perhatian serius karena utama dalam melakukan produksi atau kegiatan bisnis.

  • Membuat catatan dalam bentuk tabel sesuai kebutuhan
  • Membuat tabel atau form kendali untuk penggunaan dan pemeliharaan perlengkapan dan peralatan kerja
  1. Cara Kerja (Method)

Efektifitas dalam bekerja dan menjalankan bisnis sangat diperlukan agar mencapai tujuan bisnis sesuai perencanaan. Dibutuhkan cara kerja yang tepat untuk merealisasikannya. Bagaimana semua kegiatan atau transaksi bisnis berjalan sesuai dengan perencanaan, perlu pengelolaan. Cara kerja yang digunakan diharapkan dapat menjadi katalisator pencapaian keuntungan bisnis. SOP atau Standard Operational Procedure diperlukan untuk memantau aktivitas atau kerja bisnis sesuai pada cara yang telah ditentukan dan ditetapkan.

  • Membuat Flow Chart Metode Kerja
  • Membuat SOP setiap aktivitas atau kegiatan bisnis untuk diketahui oleh seluruh pelaksana dan pemilik bisnis
  1. Modal/Uang (Money)

Melakukan pengelolaan terdahap keuangan bisnis adalah hal yang bijaksana. Penggunaan uang secara tepat perlu diawasi agar tidak ada alokasi anggaran yang tidak sesuai dengan rencana dan pengelolaan. Pengelolaan terhadap uang juga diperlukan agar tidak ada penyelewengan atau penggunaan uang tanpa sepengetahuan perusahaan atau tanpa ijin. Menggunakan anggaran untuk hal yang tidak sesuai peruntukkannya sangat tidak dibenarkan.

Bagi pemilik bisnis juga penting mengelola uang dalam bisnis, perlu juga dibantu oleh tenaga kerja kompeten di bidang pembukuan, perencana keuangan atau konsultan keuangan. Hal tersebut jika dibutuhkan atau dirasa pemilik bisnis tidak mampu menjalankannya sendiri. Dengan memperhatikan cost yang akan dikeluarkan untuk membayar sumberdaya tersebut.

  • Menyusun estimasi anggaran untuk project atau kegiatan produksi secara rutin

                                  Rincian Biaya Produksi Project Dekorasi Hotel “A”

No. Kegiatan Satuan Biaya Total Biaya
1 Bahan Baku  
2 Lembur / over time  
3 Peralatan  
4 Delivery (Operasional)  
5 Tenaga Kerja  

 

                                                            Rincian Biaya Produksi Rutin

No. Kegiatan Satuan Biaya Total Biaya
1 Bahan Baku  
2 Lembur / over time  
3 Peralatan  
4 Delivery (Operasional)  
5 Tenaga Kerja  

 

  • Menyusun laporan keuangan, mulai dari pencatatan bukti transaksi, jurnal harian, jurnal besar, neraca, perhitungan hasil usaha, kekayaan.

 ALNIS FLORIST SEJAHTERA

Laporan Neraca

Periode Desember 2019

Aktiva

Passiva

Aktiva Lancar   Tang Jangka Pendek  
Kas   Utang usaha  
Piutang Usaha   Utang gaji  
Beban Dibayar Dimuka   Total utang jangka pendek Rp.
Jumlah Aktiva Lancar Rp.    
    Utang Jangka Panjang  
Aktiva Tidak Lancar   Utang Bank  
Aset Tetap   Total Utang Jangka Panjang Rp.
Aset Tidak Berwujud      
Jumlah Aktiva Tidak Lancar Rp. Modal  
    Modal  
    Total Modal Rp.
       
Total Aktiva Rp. Utang+Modal Rp.

 

  1. Waktu (Time)

Pengelolaan atas waktu dalam bisnis memerlukan fokus tersendiri. Bagaimana menjalankan aktivitas bisnis secara efisien, waktu yang tepat agar dapat meminimalisir cost namun memaksimalkan keuntungan bisnis. Karena waktu adalah uang, maka pemborosan atau buang-buang awaktu sama saja dengan membuang uang atau keuntungan bisnis. Pengelolaan waktu seperti produksi, jam kerja, target pencapaian bisnis, target project dan sebagainya sangat diperlukan.

Misalnya saja, semakin sedikit waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan project semakin sedikit biaya yang akan dikeluarkan dan keuntungan cepat diperoleh. Tetapi ingat bahwa kualitas dan pelayanan adalah nomor satu untuk membangun kepercayaan bisnis.

  • Menyusun time table / time sheet untuk seluruh aktivitas ata kegiatan bisnis

No

Tahapan Kegiatan Bulan

Keterangan

Apr

Mei

Juni

1 Penawaran Proposal Dekorasi        
2 Pengajuan Desain Rancangan Bunga        
3 Pembuatan Rangkaian Sesuai Pesanan        
4 Pengiriman        

 

Keenam sumber daya tersebut memerlukan pengelolaan yang tepat. Melalui pengelolaan sumber daya kita dapat memperoleh gambaran atau informasi mengenai penggunaan sumber daya, apakah sudah sesuai rencana, apakah sudah efisien dan efektif. Tanpa pengelolaan artinya kita membiarkan bisnis berjalan apa adanya, tidak ada progress yang jelas karena tidak pernah memperhitungkan dan mengukur antara perencanaan dan hasil, tidak menginginkan adanya kenaikan kelas dalam bisnis.

Yuk, mulai mengelola sumber daya bisnis dengan tepat. Mau bisnisnya naik kelas kan?

Semoga Berhasil. Salam Sukses, Sehat dan Bahagia selalu untuk pelaku bisnis Indonesia.

 

 

No Comments

  • Dwi Arumantikawati
    28/06/2020 at 02:45

    Berarti sumber daya manusia dalam bidang keuangan gak bisa sembarangan ya. Kalau utk perhitungan arus keuangan perusahaan perlu memilih yang kompeten.

    Reply

Leave a Reply