Menu
Tips & Trik

Menyiapkan Proposal Bisnis

Sumber : https://jennambeach.files.wordpress.com/2014/04/business-proposal

Menyiapkan Proposal Bisnis, Apa yang terpikir ketika akan menjalankan bisnis? Dari mana memperoleh modal? Keuntungan, lalu? Bagaimana cara menjalankannya? dan seterusnya. Sebagian besar memikirkan tentang modal bisnis, berapa besarannya, bagaimana memperoleh dan mengelolanya. Sebelumnya sudah dibahas sebelumnya mengenai sumber modal yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis. Penjelasan juga mengenai bagaimana memperoleh modal tanpa berhutang.

Nah kali ini akan mempertajam secara teknis bagaimana memperoleh modal tanpa pinjaman atau memiliki hutang. Dijamin sakit kepala jika menjalankan bisnis dengan memiliki hutang. Ada kewajiban yang harus dibayarkan sehingga ada upaya berkali lipat untuk mendapatkan profit atau hasil usaha. Terlebih jika bisnis tidak berjalan sesuai dengan perencanaan, namun kewajiban harus tetap dibayarkan. Double ya dampak negatifnya, semoga terhindar dari menjalankan bisnis seperti ini.

Perlu usaha yang cerdas dan ekstra untuk memperoleh sesuatu yang gratisan, setuju kan? Langka sekali perusahaan atau lembaga atau perorangan yang ingin memberikan modal secara cuma-cuma atau imbalan apapun. Kecuali memang ada program khusus yang dijalankan, itupun butuh usaha untuk mendapatkan informasi tersebut.

Pertama, dibutuhkan informasi mengenai perusahaan atau lembaga apa saja yang sering melakukan program pemberian modal usaha. Kemudian cari informasi apa saja persyaratan dan ketentuan yang diperlukan. Pastikan waktu pengajuan atau submit persyaratan tidak lebih dari waktu yang ditentukan. Buat daftar sebanyak-banyaknya, dibuat kolom lembaga pelaksana, persyaratan, dan waktu pelaksanaan. Ketika ada beberapa yang memiliki persamaan waktu pelaksanaan, dapat dipilih berdasarkan kesesuaian bisnis dan keinginan. Itulah pentingnya daftar tersebut, kemudian tambahi kolom keterangan. Untuk memberikan informasi tambahan yang harus dilakukan.

Kedua, lakukan konfirmasi kepada penyelenggara, untuk memastikan kebenaran informasi yang diperoleh. Karena banyaknya berita dan informasi hoax beredar di tengah masyarakat tanpa bisa dibedakan mana yang benar dan tidak.

Ketiga, siapkan berkas atau dokumen kemudian lakukan pendaftaran dan submit dokumen atau berkas yang dibutuhkan. Jangan kirim diluar dari tanggal yang telah ditentukan. Sesuai jadwal atau sebelum batas akhir pengiriman berkas.

Yang kemudian menjadi pertanyaan adalah bagaimana menyiapkan berkas seperti proposal bisnis yang akan ditawarkan. Karena dalam setiap program usaha yang diluncurkan, selalu meminta proposal bisnis yang merupakan gambaran awal mengenai perencanaan bisnis. Untuk itu pemahaman penyusunan proposal bisnis dalam rangka mendapatkan modal usaha tanpa pinjaman diperlukan tetapi jangan lupa untuk mempraktekkannya.

Cover Proposal Bisnis

Jangan abaikan peran cover, karena pertama kali yang dilihat oleh penilai adalah bagian depan atau sampul. Memang ada pepatah yang mengatakan ‘don’t judge a book by its cover’ tetapi faktanya sebagian besar orang melakukan penilaian dari tampilan luar. Karena dianggap memberikan upaya penghargaan terhadap diri sendiri, sehingga dianggap juga mampu menghargai orang lain. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya, terserah Anda. Ingat pesan iklan tersebut? Artinya kesan pertama yang memikat selalu manarik untuk terus diikuti.

Cover atau sampul yang menarik sangat mendorong orang untuk melihat kedalam lebih jauh mengenai proposal bisnis. Buat sesuai dengan tema, atau konsep bisnis. Apakah keunikan yang ingin ditampilkan, keramaian, kesederhanaan, semua dapat dikemas secara menarik. Saat ini banyak tamplate dengan tampilan yang menarik dapat diperoleh secara gratis atau tanpa berbayar. Manfaatkan kemudahan ini.

Pemilihan Judul

Proposal bisnis dapat dibuat dalam rangka pengajuan modal pertama kali atau untuk penambahan modal jadi arahkan judul proposal bisnis sesuai dengan tujuan. Misalnya bisnis yang sudah berjalan membutuhkan suntikan dana segar untuk pengembangan usaha. Bisa mengambil judul “Pentingnya Pengembangan Produk dalam Meraih Profit Konsisten’. Atau jika untuk pertama kali dapat dibuat judul misalnya “Modal Halal, Usaha Lancar, Hasil Berkah”

Penentuan judul sesuai dengan tema dan konsep bisnis itu penting, karena semua isi dari proposal mengacu pada judul agar ada kesesuaian. Mulai dari latar belakang menyesuaikan judul yang dipilih, maksud dan tujuan sampai dengan langkah dan anggaran yang dibutuhkan. Semua saling menyesuaikan dengan judul proposal bisnis.

Kata Pengantar

Secara substansi tidaklah terlalu penting, namun secara etika dan estetika permohonan sangat dibutuhkan sebagai langkah awal menyapa. Seperti sapaan permisi atau kulonuwon dalam bahasa Jawa. Hal ini sangat sopan dilakukan, jadi disarankan untuk tetap membuat kata pengantar. Isi dari kata pengantar biasanya sapaan, perkenalan dan meminta ijin menyampaikan maksud serta tujuan melalui proposal bisnis. Jangan lupa lampirkan nama usaha atau nama pemilik bisnis serta ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan.

Latar Belakang

Latar belakang adalah sesuatu yang mendorong pelaku bisnis menyampaikan proposal bisnis kepada perusahaan. Ceritakan kondisi umum perekonomian bangsa, namun sedikit saja, lalu mengenai regulasi bisnis dan masuk pada kondisi dimana tergerak untuk melakukan bisnis baru ataupun pengembangan bisnis. Apa yang mendasari bisnis dibangun dan mengapa perlu mendapatkan dukungan dana berupa modal.

Gaya persuasif dalam penulisan latar belakang sangat diperlukan agar sedikit membuat pembaca terbuai dan diajak untuk masuk kedalam bisnis yang ditawarkan. Intinya seberapa penting bisnis ini dilaksanakan dan mendapatkan bantuan dana. Misalnya dengan menjual kreativitas yang dimiliki dalam bisnis sangat menjual dan dapat meraih pasar secara luas. Terlebih produk masih sangat jarang namun dibutuhkan.

Maksud dan Tujuan    

Seperti halnya latar belakang, maksud dan tujuan adalah mempertegas pembahasan dari latar belakang. Memberikan ketegasan dari tujuan dan maksud menjalakan bisnis. Susun dalam poin tidak dengan bahasan atau uraian kalimat. Agar apa yang disampaikan dapat langsung mengena pada sasaran, tidak terlalu banyak permainan kata yang membuat pusing kepala.

Seringkali perusahaan langsung melihat pada maksud dan tujuan dari proposal bisnis untuk mendapatkan informasi awal secara cepat. Jadi penting membuatnya dalam bentuk poin saja. Perlu diingat sekali lagi, perhatikan kesesuaian dengan judul, latar belakang. Karena dari maksud dan tujuan akan di-break down ke dalam konsep bisnis, tahapan dan anggaran.

Konsep Bisnis

Konsep bisnis adalah gambaran atau design mengenai gagasan bisnis. Gambaran bisnis yang dibangun atas dasar gagasan tentu menarik jika ditampilkan dalam bentuk infografis, atau bentuk gambar. Hindari terlalu banyak menggunakan kata, karena ini proposal bukan makalah. Mainkan visual pada proposal sehingga memudahkan pembaca agar paham akan konsep bisnis yang dimaksud.

Misalnya konsep bisnis “Instan adalah Kami” adalah konsep bisnis dimana mengkhususkan bisnis pada produk instan. Kemudian jelaskan menggunakan gambar. Namun tetap sedikit jelaskan dengan kalimat. Cukup satu paragraph saja baik filosofi dan konsep.

Tahapan Pelaksanaan Bisnis

Cantumkan tahapan bisnis setelah konsep bisnis. Hal ini untuk memberikan informasi lebih mengenai rencana pelaksanaan bisnis. Buat kolom yang terdiri dari kegiatan, target dari kegiatan, waktu pelaksanaan. Misalnya terdapat beberapa kegiatan yaitu produksi, promosi dan distribusi. Bagaimana kegiatan tersebut memiliki target dan waktu dalam pelaksanaannya.

Rencana Anggaran

Penyusunan rencana anggaran sangat penting, untuk memberikan informasi kepada pemberi modal mengenai kebutuhan anggaran dalam menjalankan bisnis. Melalui rencana anggaran dapat dinilai sejauh mana efisiensi dilakukan dan titik BEP atau balik modal. Dalam rencana anggaran selain mencantumkan kebutuhan dan nominal besaran anggaran yang dibutuhkan, sangat penting mencantumkan rencana pendapatan. Sehingga diperoleh proyeksi penghitungan pendapatan bisnis.

Rencana Pengembangan Bisnis

Dalam pengajuan proposal bisnis, sangat baik dan disarankan jika mencantumkan rencana pengembangan bisnis. Karena dari sini akan terlihat bagaimana gagasan ke depan mengenai bisnis. Dan menjadi poin penilaian tersendiri bagi pemberi modal.

Penutup

Ucapan terima kasih perlu disampaikan pada akhir proposal sebagai bentuk penghargaan

Daftar Pustaka

Terkadang ada juga pemberi modal yang melihat dari daftar pustaka pada proposal bisnis. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui dasar penyusunan proposal tidak asal dan berpijak pada gagasan atau teori yang dibangun sebelumnya.

Demikian uraian mengenai proposal bisnis, selamat mencoba!

No Comments

    Leave a Reply