Menu
Parenting

Hadirkan ‘Family Time’ Saat Sibuk Sekalipun

Mengelola waktu antara keluarga dan pekerjaan adalah tugas luar biasa yang dilakukan ibu bekerja setiap harinya. Ditengah kesibukannya bekerja pada ranah publik, ibu bekerja juga melaksanakan tugas hariannya pada ranah domestik. Aktivitas yang tentu too much to do dan terbayang bagaimana sibuknya ibu bekerja.

Pelaksanaan tugas harian di rumah bukan sekedar aktivitas rutin tanpa makna, atau hanya sekedar aktivitas menggugurkan kewajiban sebagai seorang ibu. Tetapi bagaimana ibu menjalankan perannya menciptakan rumah sebagai tempat yang nyaman bagi dirinya, anak-anak dan pasangan untuk kembali setelah seharian beraktivitas di luar. Kemudian membangun kedekatan antara anggota keluarga di tengah kesibukan dan lainnya. Secara substansi semua yang dilakukan berhubungan dengan  konsep keluarga pada umumnya.

Ibu bukan satu-satunya orang yang memiliki kewajiban atas hal tersebut, tetapi pasangan dan anak-anak juga memiliki peran atas hal tersebut. Dukungan semua anggota keluarga bagi ibu bekerja adalah sangat penting. Sebaik apapun upaya ibu dalam membangun keluarga yang harmoni dan bahagia tanpa ada dukungan dan kerjasama, kemungkinan keberhasilan sangat kecil.

Apa Itu Family Time?

Oleh karena itu diperlukan family time bagi seluruh anggota keluarga. Family time merupakan waktu yang disediakan khusus oleh seluruh anggota keluarga untuk melakukan aktivitas secara bersama dengan tujuan membangun ikatan yang kuat pada seluruh anggota keluarga. Family time tidak selalu identik dengan akhir pekan dimana seluruh anggota keluarga libur dari aktivitas di luar seperti bekerja, dan sekolah. Sehingga family time seolah hanya bisa dilakukan pada akhir pekan.

Semua jenis waktu dapat digunakan untuk family time, bahkan ditengah kesibukan masing-masing anggota keluarga. Tergantung dari ketersediaan waktu dan aktivitas yang ada. Semua dapat dimanfaatkan secara optimal. Setiap hari bahkan setiap saat adalah waktu yang dapat digunakan untuk family time.

Waktu bersama keluarga juga dapat dilakukan dimanapun, bahkan secara fisik tidak berada pada ruang yang sama. Secara elektronik atau virtual, semua bisa diupayakan. Tidak ada alasan karena tidak ada kesempatan pada satu tempat secara bersamaan tidak dapat melakukan family time.

Bagaimana kemudian family time dapat diupayakan agar berjalan efektif dalam terus membangun kedekatan seluruh anggota keluarga di tengah kesibukan ibu dan ayah bekerja, anak-anak dengan sekolahnya. Banyak cara untuk itu, yang perlu diingat adalah fleksibilitas dalam melaksanakannya. Tidak perlu kaku dengan family time yang identik dengan aktivitas bersama dalam satu tempat yang sama.

Lakukan Family Time Ditengah Kesibukan

  • Membuat Jadwal dan Aktivitas Bersama

Ditengah kesibukan seluruh anggota keluarga, wajib menjadwalkan acara family time dalam satu pekan. Anggota keluarga menyediakan waktu khusus untuk keluarga dan saling terhubung. Kegiatan yang dapat dibuat untuk family time ini adalah main game bersama, menonton film, makan bersama di luar, belanja bersama dan masih banyak aktivitas lain yang dapat direncakan untuk itu.

  • Membuat Aturan

Buat aturan pada saat melakukan family time. Misalnya anggota keluarga dilarang bermain gadget atau aktivitas terhubung dengan “dunia luar” selama family time. Menghentikan aktivitas sibuk sendiri, tidak konsentrasi terhadap kegiatan pada saat family time. Hentikan aktivitas dari luar yang dapat ditunda karena dapat mengganggu.

  • Manfaatkan Waktu dan Kondisi Terbatas

Pelaksanaan family time tidak terpaku pada akhir pekan, tetapi juga ditengah kesibukan anggota keluarga, baik ibu, ayah dan anak. Dalam hal ini harus dapat memanfaatkan waktu yang tersedia meskipun terbatas. Misalnya disela istirahat jam kerja atau jam makan siang, ketika ibu atau ayah harus melakukan over time pada jam pulang kantor karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan segera. Atau ketika berada di luar kota menjalankan tugas kantor.

Terpisah secara ruang, tidak berarti menghentikan komunikasi dan aktivitas bersama. Dengan dukungan teknologi semakin memudahkan ibu dan keluarga melakukan family time. Misalnya dengan sarana zoom atau video call yang dapat dilakukan lebih dari dua orang. Kebiasaan untuk selalu terhubung dengan keluarga sangat penting. Melalui dukungan kenologi informasi semua kegiatan bisa dilakukan, tidak hanya berbicara mengenai aktivitas masing-masing tetapi juga bisa bernyanyi bersama, menari dan aktivitas menyenangkan lainnya.

Luangkan setiap hari untuk makan bersama apakah saat sarapan atau makan malam. Atau minimal beberapa kali dalam sepekan. Jadikan tradisi bahwa makan bersama adalah saat yang paling menyenangkan dan membuat semakin akrab. Pada akhir pekan dapat juga memanfaatkan makan siang bersama di luar.

Jika merasakan waktu yang sangat sulit atau overload untuk bisa melakukan family time. Harus segera diingatkan oleh anggota keluarga yang lain. Karena waktu yang padat di luar keluarga merupakan celah untuk melonggarkan hubungan dengan keluarga. Jangan biarkan itu terjadi. Ibu harus tegas mengingatkan dan mengatakan tidak pada hal yang mengganggu waktu bersama dengan keluarga. Kebersamaan dengan keluarga seperti charger yang mengisi baterai yang lemah setelah aktivitas di luar rumah, menurunkan tingkat stress sehingga dapat membuat anggota keluarga dapat menikmati hidup dengan bahagia.

  • Melaksanakan Tugas Bersama

Pekerjaan rumah akan terasa ringan dan membuat ibu tidak merasa berat adalah ketika seluruh anggota keluarga saling membantu. Pelaksanaan tugas harian di rumah dapat dibagi. Jika semua dibagi dengan baik, maka setiap hari yang dilalui oleh ibu dan anggota keluarga lain adalah sesuatu yang nyaman, tidak memberatkan dan tidak mengganggu aktivitas lainnya. Bagi ibu dan ayah, perlu membagi tugas secara adil dan porposional. Sesuai dengan kapasitas masing-masing. Jangan bebankan tugas diluar kemampuan anggota keluarga.

Buatlah daftar masing-masing tugas untuk ibu, ayah dan anak-anak. Lakukan tugas secara bersama-sama pada saat liburan. Sambil bercengkrama, bersenda gurau, pasti sangat menyenangkan.

Manfaat Family Time Bagi Ibu Bekerja

Banyak sekali manfaat yang diperoleh dari family time bagi ibu bekerja. Ditengah aktivitas too much to do, dan keterbatasan waktu, family time tetap merupakan kebutuhan dasar anggota keluarga yaitu kebutuhan kebersamaan orang tua dengan anak, istri dan pasangannya, anak dengan kakak atau adiknya. Jangan remehkan kebutuhan tersebut, karena family time memiliki manfaat yang luar biasa.

  • Membangun kebersamaan dengan anggota keluarga

Kebersamaan tidak diartikan hanya secara fisik tetapi emosional dan jiwa merasakan hal tersebut. Merasa tidak sendiri dan selalu bersama dengan keluarga. Sehingga masalah apapun dapat dipecahkan dengan baik. Tanpa harus diselesaikan dengan obat-obatan terlarang, minuman keras, pertikaian, konflik dan perceraian. Penyelesaian tugas secara bersama sangat meringankan tugas ibu bekerja. Apakah tugas harian dan lainnya.

  • Memperkuat ikatan dan kedekatan antar anggota keluarga

Secara emosional kedekatan terbangun, sehingga apapun yang terjadi dengan anggota keluarga adalah tanggungjawab bersama. Tidak akan rela membiarkan kesedihan, kesusahan hadir pada salah satu anggota keluarga. Kompak dan saling mengingatkan dalam kebaikan atau nilai yang dibangun oleh keluarga. Ibu bekerja semakin dimudahkan dalam melakukan pemantauan terhadap anggota keluarga karena adanya ikatan yang kuat.

  • Perasaan terhubung

Selalu merasa terhubung dengan keluarga, membantu ibu memastikan kondisi anggota keluarga terutama anak-anak dalam kondisi baik. Selalu mengetahui informasi terkini kondisi anggota keluarga.

  • Perasaan saling membutuhkan

Perasaan saling membutuhkan tumbuh secara otomatis ketika ada pembagian tugas dan saling terhubung. Kebiasaan bercerita, bertanya tentang saran dan solusi, berbagi tugas sangat membentuk perasaan saling membuthkan satu dengan yang lainnya. Peran ibu  sangat diperlukan sebagai orang yang memediasi kegiatan family time, sosok yang mendengarkan dan member solusi.

  • Membentuk keluarga yang harmoni dan bahagia

Ketika ikatan emosional keluarga sangat kuat, kebersamaan yang juga kuat tentu akan sangat mudah membentuk keluarga harmoni. Keluarga yang berjalan sangat selaras dan sesuai, serta saling melengkapi, bukan keluarga yang saling menuntut kesempurnaan. Kenyamanan pasti hadir setiap saat, maka bisa dikatakan bahagia!

Yuk, upayakan waktu bersama keluarga secara optimal. Ingin bahagia, mulai dari diri sendiri dan keluarga.

 

Daftar Pustaka :

Andri Priyatna. Parenting untuk Orang Tua Sibuk. Jakarta : Elex Media Komputindo. 2010

 

 

No Comments

    Leave a Reply